Selasa, 07 Mei 2013

ceritaku & rasa

 



Ketika akhirnya tidak ada telinga yang sanggup mendengar curahan tak bermakna, sang pena lah yang kan selalu setia. Maka kupilih untuk menulis ketimbang bicara ...
Ketika akhirnya tak ada yang mampu menjadi teman pengobat lara, maka ukiran kata sederhana lah yang mampu menjawab tanya ...
Maka kuukirkan kata dengan tujuan sederhana ...
Untuk memuaskan dahaga sang jiwa





           Iqra Hamida |19 tahun | Bandung| Mahasiswi -



0 komentar:

Posting Komentar